Most Popular
Home  ›  Tidak Ada Kategori

Kuliner Tradisional Palembang dalam Transformasi Modern

"Pelaku usaha di Palembang juga tidak lupa akan kue-kue klasik seperti Kumbu, yang dibuat dari kacang merah dan gula, serta Dadar Jiwo, kue gulung "

0 min read

Palembang, sebuah kota yang terkenal dengan keharumannya, kini menjadi pusat perhatian berkat inovasi kuliner yang menggabungkan tradisi dengan sentuhan modern. Di tengah-tengah kota ini, para pelaku usaha berkumpul untuk memperkenalkan dan melestarikan makanan tradisional, sekaligus mengadaptasinya agar sesuai dengan selera generasi milenial.


Salah satu contoh kreativitas mereka adalah Gulopuan, minuman tradisional yang terbuat dari susu kerbau yang dikaramelisasi. Biasanya hanya tersedia di Masjid Agung, kini Gulopuan menjadi lebih mudah ditemukan dan dinikmati bersama pisang goreng atau roti. Inovasi lainnya adalah Kojo, kue tradisional yang kini disajikan dalam ukuran lebih kecil dan dikombinasikan dengan bolu untuk menambah kelezatan.


Pelaku usaha di Palembang juga tidak lupa akan kue-kue klasik seperti Kumbu, yang dibuat dari kacang merah dan gula, serta Dadar Jiwo, kue gulung dengan isian pepaya dan santan. Mereka bahkan berani bereksperimen dengan menambahkan cokelat ke dalam resep tradisional untuk menarik minat anak muda yang gemar akan rasa cokelat.


Di bulan Ramadan, makanan favorit seperti Gandus, yang terbuat dari tepung beras, santan, dan udang kering, menjadi lebih sering muncul. Sementara itu, Kue Duren, kreasi baru yang menggabungkan durian dengan sus, menawarkan alternatif bagi mereka yang mencari sesuatu yang berbeda.


Dengan semangat untuk mengangkat kuliner lokal, para pelaku usaha di Palembang berkomitmen untuk terus berinovasi dan mempertahankan warisan kuliner mereka. Mereka bangga dapat memperkenalkan kekayaan rasa tradisional kepada generasi baru, sekaligus memastikan bahwa kuliner Palembang tetap harum dan disukai banyak orang.

Post a Comment
Newer Posts
Latest Posts